Meningkatkan Kemampuan IT Guru, SMPN 4 Purworejo Gelar Pelatihan Penerapan IT Secara Tatap Muka dan Online

Rakyatkita.com,Purworejo,– Untuk lebih meningkatnya kemampuan dalam penerapan IT, dan dalam rangka siswa belajar secara online, SMPN 4 Purworejo menggelar pelatihan penerapan IT dalam pembelajaran daring secara tatap muka dan online bagi guru SMPN 4, yang dimulai Selasa 17 Maret sampai dengan 31 Maret 2020.

Kegiatan ini dalam rangka Work From Home (bekerja dan belajar dirumah) bagi guru dan siswa dalam memberi pelajaran dan belajar dengan sistem online selama masa pencegahan COVID-19.

Kegiatan pelatihan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH,MM, hadir pula perwakilan Komite Sekolah, Masrukin serta nara sumber Tri Evri Sadianto, S.Pd, yang juga guru SMPN 4 Purworejo.

Sekitar 30 persen guru mengikuti pelatihan ini dan 70 persen guru mengikuti secara online dirumah ( Work From Home)

Kepala SMPN 4 Purworejo, Drs.Eko Partono, M.M.Pd mengatakan, tujuan dari pelatihan penerapan IT adalah  untuk meningkatkan mutu pembelajaran SMPN 4, menambah kemampuan guru dalam implentasi IT dan pengembangan perangkat pembelajaran lainnya, terpantaunya tugas-tugas guru dan siswa dan  tersusunnya dokumen kegiatan guru dan siswa SMP Negeri 4 Purworejo, selama masa pencegahan COVID’19, serta menambah wawasan.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya berharap kemampuan guru dalam hal IT lebih meningkat, dengan begitu mutu pembelajaran sekolah kita akan selangkah lebih maju dari sekolah SMP lainya,”terang Eko Partono, diruang kerjanya, Selasa (7/4/20).

Lanjut Eko, selama Work From Home, kegiatan belajar mengajar (KBM) di  SMP Negeri 4 Purworejo berjalan seperti biasa namun secara online dengan menggunakan aplikasi Google Classroom.

“Walau pembelajaran dengan sistem online, semua pembelajaran sudah terjadwal seperti pelajaran biasa,”ujar Eko Partono.

Namun, terang Eko Partono, ada pro dan kontra dalam belajar sistem online ini. Yaitu banyak orang tua murid yang mengeluh boros dalam pemakaian kuota data internet serta kurang maksimal dalam pengawasan. Namun disisi lain
keuntungannya siswa menjadi lebih mandiri dan benar -benar belajar dirumah.

“Sampai saat ini kegiatan belajar dirumah secara online yang diterapkan di SMP Negeri 4 Purworejo berjalan lancar sesuai jadwal dan tidak ada kendala berarti,” pungkasnya. ( Wan)

Sumber: http://www.rakyatkita.com/pendidikan/meningkatkan-kemampuan-it-guru-smpn-4-purworejo-gelar-pelatihan-penerapan-it-secara-tatap-muka-dan-online/

 2,950 total views,  3 views today

Memutus Rantai COVID 19, siswa SMP N 4 Purworejo belajar secara daring

Virus Corona dengan kode COVID 19 saat ini menjadi pendemi di seluruh dunia, perlu penanganan khusus agar virus ini tidak menyebar. Perlu dilakukan antisipasi dan pencegahan maksimal dengan dukungan seluruh masyarakat, tidak terkecuali warga SMP Negeri 4 Purworejo.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran COVID 19 Pada Satuan Pendidikan serta Edaran Gubernur Jawa Tengah dan Arahan Bupati Purworejo yang tertuang dalam Surat dari Setda Kabupaten Purworejo nomor 420/3981/2020 maka seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Purworejo termasuk SMP Negeri 4 Purworejo mulai tanggal 16-30 Maret 2020 menunda segala kegiatan belajar mengajar di sekolah dan segala aktifitasnya.

Dalam edaran tersebut selama peserta didik belajar mandiri di rumah maka diharapkan bapak/Ibu guru memberikan bimbingan/tugas dengan interaksi berbasis online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima kepada peserta didik.

 2,524 total views,  3 views today

SMPN 4 Purworejo Raih SPMI Award
Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, saat menerima penghargaan SPMI Award 2019 dari LPMP Jateng – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan diraih SMP N 4 Purworejo. Sekolah yang beralamat di jalan Jenderal Urip Sumoharjo ini, berhasil meraih penghargaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Award 2019, dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah.

Penghargaan bergengsi ini diterima oleh Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, pada sebuah kegiatan yang berlangsung dari Kamis (19/12) hingga Sabtu (21/12) di Hotel Syariah Solo. Dan SMP N 4, satu-satunya sekolah di Purworejo yang mendapatkan award ini.

“Merupakan sebuah kebanggaan bisa meraih SPMI Award, sekaligus beban berat karena harus diupayakan dan dipertahankan dalam kegiatan maupun proses belajar mengajar,” ujar Eko Partono, Selasa (31/12).

Menurut Eko, penilaian SPMI Award dilihat dari terpenuhinya delapan standar pendidikan berdasarkan analisa mutu, meliputi, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pendidik, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, dan standar pengelolaan.

“Penilaian dilakukan melalui pendampingan dan hasil laporan kegiatan tim dari LPMP ke sekolah, dan menilai langsung hasil kegiatan,” terang Eko.

Lebih jauh Eko menjelaskan, dari Purworejo, ada lima sekolah yang dijadikan pilot project penjaminan mutu, yang punya tugas penjaminan di sekolahnya sendiri, dan berimbas ke sekolah lain. Kelima sekolah ini, SMP N 3, SMP N 4, SMP N 20, SMP N 23, dan SMP N 32.

“Lima sekolah imbas dari SMP N 4 Purworejo ini, SMP Sultan Agung, SMP Burderan, SMP Grantung, SMP Mutiara Bangsa, dan SMP N 39,” pungkas Eko Partono. (Jon).

Sumber : http://koranjuri.com/smpn-4-purworejo-raih-spmi-award/

 2,683 total views,  4 views today

Page 20 of 29
1 18 19 20 21 22 29