Selain ilmu pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan intrakurikuler, tak lupa juga memberikan ketrampilan kepada siswa melalui berbagai kegiatan ektrakurikuler yang dimiliki. Mulai dari pramuka, seni dan bahasa serta kesehatan dan olahraga diharapkan bakat-bakat dari peserta didik dapat dikembangkan.
Selamat datang di Website SMP N 4 Purworejo
SMP N 4 Purworejo bertekad mewujudkan lulusan yang cerdas, santun, taqwa, inovatif, kompetitif, berprestasi, peduli dan berbudaya lingkungan
Ekstrakurikuler
Wajib dan Pilihan
SMP Negeri 4 Purworejo memiliki beberapa ekstrakurikuler yang dapat diikuti oleh peserta didik sesuai debfab bakat dan kemampuannya.
Ketrampilan dalam kepramukaan merupakan ektrakurikuler wajib bagi siswa kelas 7 dan 8, yang diadakan oleh Gugus Depan yang berpangkalan di SMP Negeri 4 Purworejo
Untuk mengembangkan bakat siswa dalam bidang kesehatan maupun olahraga, siswa dapat memilih beberapa ekstrakurikuler yang ada diantaranya PMR, bola basket, sepak bola, dan pencak silat.
Alumni Kami
Salah satu tujuan kami adalah mencetak para alumni yang mampu meraih cita-cita terbaik mereka.
"Belajarlah dan Bekerjalah dengan Ikhlas karena dirimu sedang beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa." (ALumni 2011)
Ajisaka Lingga Bagaskara
Kementerian ATR/BPN-RI
"Jangan menurunkan impianmu agar cocok dengan realita keadaanmh saat ini. Tapi tingkatkan lah sikap, kedisiplinan dan keahlianmu agar sesuai dengan cita citamu"(Alumni 2002)
Bripka Eva Dwi I.A.,SH
Polres Purworejo
"Apa yang kita perbuat hari ini, akan kita petik hasilnya di masa depan, maka belajarnya sungguh-sungguh agar tercapai yang kalian cita-citakan."(Alumni 1995)
Tim futsal SMP N 4 Purworejo sukses mengukir prestasi membanggakan dengan meraih posisi runner-up (Juara 2) dalam ajang Tanjung Futsal Competition 2026. Turnamen antar-pelajar ini berlangsung sengit dan diikuti oleh belasan tim terbaik dari berbagai sekolah.
SMP Negeri 4 Purworejo turut memeriahkan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui karnaval yang mengedepankan kreativitas, pendidikan, seni, dan pelestarian budaya, Senin (24/8/2026).
SMP Negeri 4 Purworejo kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang kepramukaan. Dua peserta didik terbaiknya, Mufada Risqi Alfaqih dan Nashwa Aisyah Surur, terpilih menjadi wakil kontingen untuk mengikuti ajang bergengsi Jambore Pramuka Nasional (Jamnas).
Suasana meriah menyelimuti puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 SMPN 4 Purworejo yang jatuh pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Mengusung tema “Sinergi Mengukir Prestasi Merawat Tradisi untuk Menyongsong Masa Depan Gemilang”, rangkaian acara ini sukses menyedot perhatian ribuan warga sekolah dan masyarakat sekitar.
SMP Negeri 4 Purworejo kembali menunjukkan eksistensinya di bidang seni dengan berpartisipasi dalam ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Purworejo. Kompetisi bergengsi ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 5 dan 6 Mei 2026. Dalam ajang tahun ini, SMP Negeri 4 Purworejo mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk bertanding di enam cabang lomba, mulai dari solo vokal hingga menulis cerita.
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP Negeri 4 Purworejo. Salah satu siswinya, Janneta Darin Janah dari kelas 9A, berhasil lolos seleksi masuk SMA Taruna Nusantara, sekolah unggulan yang dikenal mencetak calon pemimpin bangsa.
Kepala SMPN 4 Purworejo, Teguh Prayitno, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Janneta menjadi bukti bahwa siswa SMPN 4 mampu bersaing di tingkat nasional.
“Saya bangga. Ini menunjukkan bahwa siswa kita mampu mendobrak batas dan meraih prestasi tinggi,” ujarnya saat ditemui Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, SMA Taruna Nusantara merupakan lembaga pendidikan yang menekankan pembentukan karakter dan kepemimpinan. Lulusan sekolah tersebut diyakini akan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa di masa depan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Pihak sekolah pun sengaja menampilkan keberhasilan tersebut dalam berbagai kegiatan agar dapat menginspirasi adik kelas.
“Kami ingin ini menjadi penyemangat agar siswa terus belajar dan berusaha menjadi yang terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Janneta mengungkapkan bahwa proses seleksi yang ia jalani tidaklah mudah. Dari tiga siswa SMPN 4 yang mendaftar, satu gugur di tahap administrasi dan satu lainnya tersisih pada seleksi akademik awal. Hanya Janneta yang berhasil melaju hingga tahap akhir.
“Alhamdulillah, saya bisa sampai tahap terakhir dan dinyatakan lolos,” ujarnya.
Ia mengaku, keinginan untuk masuk SMA Taruna Nusantara sudah muncul sejak kecil. Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tersebut. Ayahnya merupakan pensiunan TNI, sementara ibunya bekerja sebagai karyawan swasta.
Proses seleksi dimulai dari tahap administrasi dengan melampirkan nilai rapor semester 1 hingga 5 serta berbagai piagam prestasi. Selanjutnya, peserta mengikuti tes akademik yang mencakup Matematika, Bahasa Inggris, dan IPA.
Peserta yang lolos kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di laboratorium, wawancara, hingga tes lanjutan di tingkat daerah (Panda) di Yogyakarta. Pada tahap ini, Janneta mengikuti serangkaian tes selama tiga hari, mulai dari tes akademik lanjutan, psikotes di Universitas Gadjah Mada, hingga tes kesamaptaan jasmani seperti lari 12 menit, sit up, dan push up.
Pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 26 April 2026. Dari sekitar 24 ribu pendaftar di seluruh Indonesia, hanya 1.500 siswa yang diterima melalui jalur beasiswa. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Janneta dan keluarga besar SMPN 4 Purworejo. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi adik kelasnya.
“Senang dan bangga, apalagi ini memang impian sejak kecil. Semoga bisa jadi motivasi untuk adik-adik di SMPN 4,” tuturnya.
Siswi-siswi SMP N 4 Purworejo tampil anggun dengan busana Ndolalak dalam pembukaan Purworejo Expo 2025. Event yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo berlangsung mulai Rabu hingga Minggu (12-16 Februari 2025) di sepanjang Jalan RAA Tjokronegoro dan area Pendopo Kabupaten Purworejo.