Arti dan Filosofi Logo Sekolah

Tahun 2021 ini, Kepala Sekolah Drs.Eko Partono, M.M.Pd. bersama Tim Pengembang Sekolah telah berhasil membuat beberapa rangkuman dan filosofi dari Logo Sekolah. Berdasarkan Surat Kepala SMP Negeri 4 Purworejo nomor : 001.4/080.a /2021 tertanggal 22 Februari 2021, berikut arti dan filosofi logo baru SMP Negeri 4 Purworejo.

LOGO SMP NEGERI 4 PURWOREJO

  1. Logo SMP Negeri 4 Purworejo berbentuk segi lima dengan warna dasar biru bergradasi putih dari atas kebawah.
  2. Di tengah-tengah terdapat menara dengan gambar api menyala di puncaknya
  3. Di atas menara terdapat gambar bintang dengan warna emas
  4. Di sebelah kiri terdapat gambar padi dan di sebelah kanan terdapat gambar kapas.
  5. Di tengah terdapat tulisan SMP berwarna kuning
  6. Di tengah bawah terdapat gambar pita bertuliskan NEGERI 4 berwarna merah
  7. Di bagian bawah terdapat tulisan PURWOREJO berwarna hitam

FILOSOFI LOGO SMP NEGERI 4 PURWOREJO

  1. SEGI LIMA bermakna bahwa SMP Negeri 4 Purworejo berazaskan Pancasila bermakna menjunjung tinggi Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
    Warna biru putih bergradasi Biru mewakili langit dan laut, dan dikaitkan dengan ruang terbuka, kebebasan, intuisi, imajinasi, luas, inspirasi, dan kepekaan. Warna biru menunjukkan bahwa warga sekolah dapat diandalkan dan bertanggungjawab. Dalam psikologi warna biru merupakan warna yang bias melambangkan keprofesionalan, kepercayaan, warna biru juga bersifat dinamis sehingga sangat sesuai dengan tujuan sekolah. Putih merupakan warna netral yang melambangkan kebersihan, kesucian dan suasana terang. Kesan suci diharapkan senantiasa dijumpai dalam acara keagamaan yang menggambarkan sisi agama adalah aspek suci dalam diri.
  2. MENARA menunjukkan bahwa SMP Negeri 4 Purworejo mempunyai cita-cita yang tinggi dengan api yang membara menunjukkan semangat untuk meraih cita-cita. Api di atas menara sebagai symbol penerangan atau obor bagi warga sekolah. Api atau obor sering dianggap mewakili hal-hal yang positif, seperti semangat juang, lambing ilmu pengetahuan, gerakan pencerahan, juga symbol persahabatan.
  3. BINTANG menunjukkan bahwa warga sekolah diharapkan dapat berprestasi gemilang dan dapat menjadi penerang bagi warga sekitar. Warna kuning emas menunjukkan bahwa warga sekolah diharapkan dapat selalu ceria dan semangat meraih prestasi yang gemilang.
  4. PADI DAN KAPAS melambangkan pangan dan sandang yang merupakan kebutuhan pokok semua rakyat Indonesia tanpa melihat status atau kedudukan termasuk keluarga besar SMP Negeri 4 Purworejo. Padi atau beras melambangkan makanan pokok masyarakat Indonesia yang biasa dikonsumsi sehari-hari. Bisa dikatakan bahwa padi merupakan sumber kehidupan. Kemudian kapas adalah salah satu bahan utama dalam pembuatan pakaian. Jika kebutuhan pangan dan sandang rakyat terpenuhi dengan baik, maka keluarga besar SMP Negeri 4 Purworejo sudah bias dikatakan sebagai sekolah yang makmur. Secara keseluruhan pangan dan sadang wajib terpenuhi untuk seluruh rakyat. Karena alas an itulah padi dan kapas dijadikan sebagai salah satu gambar pada logo sekolah.
  5. SMP berwarna kuning, menunjukkan jenjang pendidikan.
    Warna kuning merupakan salah satu warna terang yang dominan di banyak bidang. Warna yang menggambarkan keceriaan, kebahagiaan, energy semangat dan rasa optimis yang positif. Diharapkan warga sekolah selalu ceria dalam keadaan apapun tetapi tetap semangat dan optimis menggapai masa depan. Warga sekolah diharapkan juga bersikap ramah dan bersahabat terhadap siapa pun. Dalam bidang psikologi, dengan warna kuning diharapkan semau warga mampu menstimulasi munculnya ide kreatif, meningkatnya daya analisis dan merangsang aktivitas pikiran dan mental.
  6. Makna pita berwarna putih bertuliskan NEGERI 4 yang berwarna merah menunjukkan nama dan nomenklatur sekolah.Negeri 4 merupakan wadah yang dipakai sebagai sarana menggapai cita-cita luhur. Warna merah memberikan arti keberanian untuk maju, keberanian untuk berinovasi. Warna merah juga memberikan efek psikologis untuk memperkuat motivasi. Penggunaan warna merah menyala menandakan intensitas yang lebih kuat juga untuk menunjukkan keberanian.
  7. Tulisan PURWOREJO menunjukkan bahwa sekolah terletak di Kabupaten Purworejo. Warna hitam menunjukkan kekuatan dan percaya diri. Diharapkan warga sekolah mempunyai kekuatan dan rasa percaya diri dalam melaksanakan tugas sesuai perannya.

MAKNA FILOSOFI LOGO“ SMP NEGERI 4 PURWOREJO ADALAH WADAH PENDIDIKAN YANG MENGEDEPANKAN  KEBINEKAAN , DENGAN SUASANA YANG SEJUK, DAMAI DAN TENANG  SERTA  DILANDASI KEBERANIAN DAN KEJUJURAN  DENGAN SEMANGAT YANG TINGGI DALAM MENDIDIK PUTRA – PUTRI BANGSA  DALAM MERAIH PRESTASI GUNA MEWUJUDKAN KEBAHAGIAAN DAN KESEJAHTERAAN MASA DEPAN GENERASI KITA “

 35,558 total views,  4 views today

SMPN 4 Purworejo Gelar Workshop Akreditasi dan Penjaminan Mutu Pendidikan
Workshop dan Sosialisasi Akreditasi dan Penjaminan Mutu Pendidikan di SMP N 4 Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMP N 4 Purworejo menggelar kegiatan Workshop dan Sosialisasi Akreditasi dan Penjaminan Mutu Pendidikan, yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, dibuka secara resmi oleh Kabid SMP dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Purworejo, Drs Frikly Widhi Dewanto, M.T, Selasa (29/12/2020).

Menurut Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, M.MPd, sekolahnya merupakan satu-satunya sekolah di Purworejo yang mengikuti kegiatan pendampingan QA model, yang diselenggarakan oleh LPMP Jateng.
“Kalau dulu namanya SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal). Sekarang diganti dengan QA(Quality Assurance) atau QA model,” ujar Eko, di sela-sela kegiatan. Yang dimaksud dengan QA, kata Eko, upaya memenuhi standar kompetensi pendidikan yang mencakup 8 standar, yaang utamanya terpenuhinya standar kompetensi lulusan.

Kalau sekarang, jelas Eko, yang dikedepankan bukan isinya, melainkan kompetensi lulusannya itu seperti apa, yang mencakup tiga hal, pengetahuan, ketrampilan dan sosial. “Dan itu mesti didukung 7 standar lainnya, standar isi, proses, penilaian, pengelolaan, pembiayaan, sarana prasarana, dan standar pendidik dan tenaga kependidikan,” ungkap Eko.
Dijelaskan pula, dengan semua mencapai standar nasional, atau bintang lima, itu baru namanya SNP (Standar Nasional Pendidikan) yang diharapkan, dengan rambu-rambu standar itu. Dengan cara itu, sekolah akan menghasilkan lulusan-lulusan terbaik, seperti yang diharapakan UU sisitem pendidikan nasional, berkembangnya pribadi/potensi siswa.
“Kalau akreditasi merupakan bentuk ukuran/standar sekolah yang dilakukan oleh badan akreditasi sekolah secara nasional. Tujuan akreditasi, tertib administrasi,” terang Eko.

Eko berharap, SMP N 4 memiliki kredibilitas atau nilai A, yang instrumennya dulu 117, sekarang hanya 35 item berdasarkan penilaian akreditasi terbaru 2020. Namun, penilaian itu sangat komprehensif. Kecuali dokumen, juga observasi dan wawancara.
“Sekolah punya tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Artinya, masyarakat yang menyekolahkan putra-putrinya sekolah di SMP N 4 Purworejo merasa puas, terhadap mutu, baik akademik maupun non akademik,” pungkas Eko Partono. (Jon)

Source : http://koranjuri.com/smpn-4-purworejo-gelar-workshop-akreditasi-dan-penjaminan-mutu-pendidikan/

 2,992 total views,  4 views today

Menganalisa laporan hasil belajar peserta didik melalui Erapor

Setiap akhir semester, satuan pendidikan wajib melaporkan hasil belajar peserta didik. Masih ada orang tua peserta didik belum sepenuhnya menganalisa data yang ada dalam laporan berbentuk raport tersebut.

Apalagi dengan kurikulum 2013 yang jauh beda dengan kurikulum yang digunakan saat para orang tua bersekolah. Aspek penilaian, nilai KKM dan deskripsi perlu dipahami agar orang tua mampu mengetahui perkembangan belajar peserta didik dan bagaimana mendorong agar lebih baik.

 2,625 total views,  2 views today

Page 18 of 29
1 16 17 18 19 20 29