SMPN 4 Purworejo Gelar Wasana Warsa dan Peringati HUT yang Ke 62
Pemotongan tumpeng oleh Kadisdikpora Kabupaten Purworejo Sukmo Widi Harwanto, SH, MH dan diberikan kepada Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, menandai peringatan HUT SMP N 4 Purworejo yang ke 62 – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMPN 4 Purworejo, Sabtu (01/08/2020) menggelar Wasana Warsa untuk kelas IX, tahun pelajaran 2019/2020. Wasana Warsa/perpisahan ini diikuti 254 siswa kelas IX, yang dalam pelaksanaannya terbagi menjadi empat sesi, dimana dalam satu sesi berisi dua kelas.

Wasana Warsa diawali dengan penyerahan siswa dari sekolah ke orang tua siswa. Dilanjutkan dengan pengalungan samir, yang dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MH, kepada perwakilan, sebagai tanda wisuda.

Dalam kesempatan tersebut, kepada para siswa yang baru diwisuda, Sukmo berpesan, untuk jangan bangga terhadap hasil yang sudah dicapai, karena nilai akademik tidak menjamin sukses di kemudian hari.

“Kesuksesan ditentukan oleh kegigihan, keuletan, pantang menyerah, dan disiplin,” kata Sukmo memberikan wejangannya.

Di tengah acara juga ada pemberian hadiah/penghargaan bagi tiga siswa peraih nilai tertinggi peringkat paralel nilai sekolah, yakni, Cintania Dian Febiyanti, siswa kelas 9E, dengan nilai 986, Bibet Sriyanti, kelas 9C dengan nilai 981, dan Lalita Paramastri, dari kelas 9A, dengan nilai 980.

Drs Eko Partono, MPd, selaku Kepala SMP N 4 Purworejo menyampaikan, bahwa Wasana Warsa bukanlah hal wajib.Tetapi segala sesuatu kegiatan program di sekolah itu sudah direncanakan di awal tahun.

“Di masa pandemi ini, sebenarnya kegiatan Wasana Warsa ditiadakan. Tapi dengan berbagai pertimbangan, akhirnya kami laksanakan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditentukan,” ungkap Eko Partono.

Para perwakilan peserta Wasana Warsa, berfoto bersama dengan Kadisdikpora Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MH, dan kepala sekolah SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, Sabtu (01/08/2020) – foto: Sujono
/Koranjuri.com

Pertimbangan itu, kata Eko Partono, antara lain dari permintaan para orang tua siswa yang menginginkan Wasana Warsa tetap dilaksanakan, supaya ada kenangan. Dalam pelaksanaan juga sudah mendapatkan ijin dari pihak terkait.

Orang tua beralasan, bahwa putra putri mereka merupakan lulusan Covid, dimana selama ini tidak ada ujian. Jika tak ada Wasana Warsa, mereka menilai tidak ada kenangannya tiga tahun menuntut ilmu di SMP N 4 Purworejo.

“Hal itu kami sikapi dengan melaksanakan Wasana Warsa, bersamaan dengan HUT SMP N 4 Purworejo yang ke 62, yang jatuh pada 1 Agustus 2020 ini,” terang Eko Partono, yang didampingi Emi Nurhidayati, SPd, ketua panitia Wasana Warsa.

Pada para peserta Wasana Warsa dan segenap tamu undangan, Eko Partono juga meminta doa restu, dengan bertambahnya usia, semoga SMP N 4 Purworejo tetap berkibar dan mampu menorehkan banyak prestasi.

“Alhamdulillah, tahun ini, lebih dari 40 siswa alumni SMP N 4 Purworejo yang diterima di SMA N 1 Purworejo. Sisanya masuk di SMA-SMA favorit di sekitar tempat tinggalnya karena zonasi,” ungkap Eko Partono.

Pada para peserta, Eko Partono berpesan, untuk selalu menjaga nama baik SMPN 4 Purworejo. Setelah perpisahan tersebut, bukannya berarti putus hubungan, antara siswa dengan sekolah, maupun orangtua siswa dengan sekolah.

“Mereka punya hak suara untuk kemajuan SMP N 4 Purworejo. Harus ada peran serta alumni dan masyarakat supaya maju,” kata Eko Partono.

Eko Partono mengaku bangga dengan alumni-alumni, yang tetap mengibarkan bendera SMP N 4 Purworejo. Pada para alumni dan orangtua siswa, Eko Partono juga berpesan, agar mereka juga aktif dalam website sekolah. Buka, dan berilah komentar.

“Kelihatannya sepele, tapi di dalamnya mengandung motivasi bagi guru maupun anak didik,” ujar Eko Partono.

Usai kegiatan Wasana Warsa, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan HUT SMP N 4 Purworejo yang ke 62. Hal ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sukmo Widi Harwanto, yang diserahkan kepada Kepala SMP N 4 Purworejo, dan dilanjutkan dengan pelepasan empat ekor burung dara.

“Peringatan HUT yang ke 62 ini kami laksanakan dengan sangat sederhana. Pelepasan burung dara, sebagai simbol bagi siswa, untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya,” pungkas Eko Partono. (Jon)

 3,927 total views,  1 views today

Peduli Covid-19, SMPN 4 Purworejo Berikan BLT untuk Siswa Tak Mampu
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo Sukmo Widi Harwanto, SH, MH, saat menyerahkan secara simbolis BLT kepada perwakilan wali siswa di SMP N 4 Purworejo, Kamis (14/5/2020) – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 120 siswa SMPN 4 Purworejo dari kalangan tidak mampu, terima BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari pihak sekolah, Kamis (14/5). Masing-masing siswa, mendapat bantuan Rp 100 ribu. Bantuan diberikan secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MH, kepada perwakilan wali siswa.

Para penerima BLT tersebut, merupakan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX, dimana tiap-tiap kelas diambil lima siswa. Pemberian BLT dilaksanakan dalam waktu (jam) berbeda. Karena dalam masa tanggap darurat Covid-19, dalam pelaksanaan pemberian BLT ini, tetap memperhatikan protokol dalam pencegahan penyebaran Covid-19, diantaranya, dengan pengukuran suhu tubuh, keharusan memakai masker, dan selalu menjaga kebersihan dengan cuci tangan menggunakan sabun.

“Pemberian BLT dalam kegiatan bakti sosial ini, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap siswa yang kurang mampu, dalam rangka bulan Ramadhan, dan peduli Covid-19. Dalam situasi seperti ini, kita harus berusaha untuk saling berbagi. Berbagi dalam rasa, pengertian, dan saling membantu,” ujar Kepala SMPN 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, di sela-sela kegiatan.

Disampaikan oleh Eko Partono, untuk sumber dana dari kegiatan baksos tersebut, berasal dari dana peduli siswa yang dikelola OSIS. Dana ini, berasal dari iuran suka rela siswa setiap hari Jum’at, yang dikumpulkan di bendahara OSIS. Penggunaan dana peduli siswa ini, tidak hanya untuk kali ini saja. Tapi sudah beberapa kali dilakukan. Misal, jika ada siswa yang sakit, akan dibantu dengan dana ini. Atau ada siswa yang seragam/sepatunya kurang pantas, maka akan dibantu dengan dana peduli siswa ini.

“Untuk tahun ini, dari dana peduli siswa sudah terkumpul hingga Rp 30 juta,” ungkap Eko Partono.

Eko Partono berharap, kebersamaan tersebut akan membuahkan sebuah kekompakan yang bisa mewujudkan cita-cita, yakni menjadikan SMPN 4 Purworejo hebat dalam hal kwalitas. Dalam kesempatan tersebut, Sukmo Widi Harwanto memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada SMPN 4 Purworejo, khususnya bagi OSIS, karena apa yang dilakukan saat ini, merupakan langkah nyata, bukan not action talk only.

“Semoga bisa memberikan keteladanan kepada siswa di satuan pendidikan yang lain,” ujar Sukmo Widi Harwanto.

Hal tak jauh beda juga dikatakan Ketua Komite Sekolah SMPN 4 Purworejo, Masrukin, yang juga hadir dalam kegiatan baksos tersebut. Menurutnya, di SMPN 4 Purworejo itu menciptakan suatu bentuk, berilmu ilmiah, beramal amaliyah, dan bertakwa ilahiyah, yang akhirnya menjadikan anak memiliki budi pekerti yang baik.

“Semua yang mereka lakukan, endingnya menjadikan anak memiliki akhlak yang baik dalam kehidupannya,” kata Masrukin. (Jon)

 3,390 total views,  3 views today

Page 19 of 29
1 17 18 19 20 21 29