Memutus Rantai COVID 19, siswa SMP N 4 Purworejo belajar secara daring

Virus Corona dengan kode COVID 19 saat ini menjadi pendemi di seluruh dunia, perlu penanganan khusus agar virus ini tidak menyebar. Perlu dilakukan antisipasi dan pencegahan maksimal dengan dukungan seluruh masyarakat, tidak terkecuali warga SMP Negeri 4 Purworejo.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran COVID 19 Pada Satuan Pendidikan serta Edaran Gubernur Jawa Tengah dan Arahan Bupati Purworejo yang tertuang dalam Surat dari Setda Kabupaten Purworejo nomor 420/3981/2020 maka seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Purworejo termasuk SMP Negeri 4 Purworejo mulai tanggal 16-30 Maret 2020 menunda segala kegiatan belajar mengajar di sekolah dan segala aktifitasnya.

Dalam edaran tersebut selama peserta didik belajar mandiri di rumah maka diharapkan bapak/Ibu guru memberikan bimbingan/tugas dengan interaksi berbasis online dengan tetap mengutamakan pelayanan prima kepada peserta didik.

 2,527 total views

SMPN 4 Purworejo Raih SPMI Award
Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, saat menerima penghargaan SPMI Award 2019 dari LPMP Jateng – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Prestasi membanggakan diraih SMP N 4 Purworejo. Sekolah yang beralamat di jalan Jenderal Urip Sumoharjo ini, berhasil meraih penghargaan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) Award 2019, dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah.

Penghargaan bergengsi ini diterima oleh Kepala SMP N 4 Purworejo, Drs Eko Partono, MPd, pada sebuah kegiatan yang berlangsung dari Kamis (19/12) hingga Sabtu (21/12) di Hotel Syariah Solo. Dan SMP N 4, satu-satunya sekolah di Purworejo yang mendapatkan award ini.

“Merupakan sebuah kebanggaan bisa meraih SPMI Award, sekaligus beban berat karena harus diupayakan dan dipertahankan dalam kegiatan maupun proses belajar mengajar,” ujar Eko Partono, Selasa (31/12).

Menurut Eko, penilaian SPMI Award dilihat dari terpenuhinya delapan standar pendidikan berdasarkan analisa mutu, meliputi, standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian, standar pendidik, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, dan standar pengelolaan.

“Penilaian dilakukan melalui pendampingan dan hasil laporan kegiatan tim dari LPMP ke sekolah, dan menilai langsung hasil kegiatan,” terang Eko.

Lebih jauh Eko menjelaskan, dari Purworejo, ada lima sekolah yang dijadikan pilot project penjaminan mutu, yang punya tugas penjaminan di sekolahnya sendiri, dan berimbas ke sekolah lain. Kelima sekolah ini, SMP N 3, SMP N 4, SMP N 20, SMP N 23, dan SMP N 32.

“Lima sekolah imbas dari SMP N 4 Purworejo ini, SMP Sultan Agung, SMP Burderan, SMP Grantung, SMP Mutiara Bangsa, dan SMP N 39,” pungkas Eko Partono. (Jon).

Sumber : http://koranjuri.com/smpn-4-purworejo-raih-spmi-award/

 2,685 total views,  1 views today

Gedung Baru SMPN 4 Purworejo Bakal Tingkatkan Mutu Pendidikan
Bupati Agus Bastian, meresmikan gedung berlantai dua milik SMPN 4 Purworejo/MAS

PURWOREJO – Bupati Agus Bastian, meresmikan gedung berlantai dua milik SMPN 4 Purworejo, Kamis (10/10). Gedung baru hasil swadaya wali murid dan alumni ini, nantinya berfungsi sebagai ruang kepala dan wakil kepala sekolah, serta ruangan akreditasi.

Kepala SMPN 4 Purworejo, Eko Partono, mengatakan, gedung dengan biaya pembangunan sekitar Rp553 juta ini, mutlak swadaya masyarakat, yaitu dari wali murid bersama komite sekolah selama periode dua tahun terakhir. Nantinya, pada lantai dasar akan difungsikan sebagai ruang kepala sekolah, sedangkan lantai dua sebagai ruang wakil kepala dan ruang persiapan akreditasi. “Ruang persiapan akreditasi ini untuk mengumpulkan data dan arsip-arsip kegiatan, minimal selama tiga tahun terakhir. Harapannya saat akreditasi tidak ada beban pekerjaan baru karena sudah siap,” ujar Eko.

Ia mengungkapkan, pembangunan gedung menjadi kesepakatan sekolah bersama komite, karena gedung lama di lokasi yang sama mengalami kerusakan parah dan mengancam keselamatan.

Dengan adanya gedung baru yang lebih representatif, diharapkan sekolah mampu meningkatan mutu pelayanan. “Apalagi sekolah sekarang wajib memberikan penjaminan mutu internal. Terkait dengan itu setiap sekolah tidak hanya wajib meningkatkan mutu atau out put, melainkan juga layanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Bupati Agus Bastian menyatakan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau sekolah, melainkan juga masyarakat termasuk orang tua/wali murid. Karena itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap komite SMPN 4 yang telah andil peduli membangunkan prasarana guna mendukung mutu sekolah.

“Walaupun ini adalah tanggung jawab pemerintah, tapi masyarakat khususnya orang tua wali juga harus tergerak untuk meningkatkan kualitas sekolah. Apalagi kita memasuki era revolusi industri 4.0 yang membutuhkan berbagai sarana pendukung untuk kemajuan sumber daya manusia,” tegasnya.

Dalam peresmian tersebut, ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita oleh Bupati Purworejo Agus Bastian, disaksikan anggota DPRD Purworejo Muhammad Abdullah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sukmo Widi Harwanto, serta perwakilan wali murid seluruh kelas.

Usai meresmikan, Bupati bersama tamu undangan menyempatkan diri meninjau gedung baru SMPN 4.(MAS)

Sumber : http://suluh.co/gedung-baru-smpn-4-purworejo-bakal-tingkatkan-mutu-pendidikan/

 2,717 total views,  2 views today

Page 22 of 31
1 20 21 22 23 24 31