SMP N 4 Purworejo Kembali Rebut Juara 1 POPDA Sepakbola

Tim Sepakbola SMP N 4 Purworejo berhasil meraih juara 1 POPDA Kabupaten Purworejo setelah berhasil mengalahkan SMP N 12 di babak Final dengan skor telak 4-1.

Popda sepak bola di Purworejo yang digelar mulai tanggal 20 Februari berakhir pada hari ini, Sabtu (25/2) pada babak final. Selama enam hari, Popda cabor bola diadakan di Lapangan Yonif 412 diikuti berbagai jenjang, yakni SD, SMP, dan SMA sederajat.
Panitia penyelenggara Suman Tanyono Budi Riswanto (Dede) kepada Purworejo News merinci jumlah peserta Popda sepak bola tahun ini. “Tingkat SD diikuti 15 kecamatan, SMP sederajat 30 satuan pendidikan, dan tingkat SMA sederajat 17 peserta,” jelasnya.
Di tingkat SD, lanjut Dede, satu kecamatan yang tidak ikut serta yakni Kaligesing. “Juara 1 Kecamatan Kutoarjo, disusul Bener, lalu juara 3 bersama yakni Banyuurip dan Kemiri,” lanjutnya
Adapun di tingkat SMP sederajat, SMPN 4 berhasil menjadi juara 1 setelah unggul atas SMPN 12, kemudian juara 3 bersama M.Ts An Nawawi dan SMPN 25. Tingkat SMA sederajat juara 1 SMK TKM, juara 2 SMAN 6, serta juara 3 bersama SMKN 4 dan SMAN 3.
Penyerahan hadiah dilakukan oleh Kabid Olahraga Porapar, Nanang Agus Gutomo usai babak final antara SMK TKM melawan SMAN 6 yang berakhir dengan skor 1-0.
Nanang menyebutkan, untuk tingkat Popda Kedu dan provinsi cabor sepak bola akan mengambil atlet yang memenuhi syarat yakni usia maksimal kelahiran 1 Januari 2005. Untuk itu nantinya peserta akan diseleksi lagi.
Menurutnya, Popda tak hanya ajang prestise bagi atlet maupun sekolah apabila berhasil menjadi juara, melainkan juga sebagai sarana mencari bibit unggul untuk pembinaan cabor di Kabupaten Purworejo.
Hal itu seperti disampaikan oleh Direktur Diklat PBM, Angesti Anti Antara (Aan) yang mengikuti dan mengamati pertandingan antar pelajar itu. Dikatakannya, Popda dapat menjadi acuan untuk mencari bibit atlet melalui talent scouting.
Para atlet pelajar yang berprestasi di usia 13, 15, dan 17 dapat mengikuti talent scouting dan dikakukan pembinaan secara intens untuk mengikuti Kejuaraan Piala Suratin. Menurutnya pembinaan sedini mungkin diperlukan agar atlet dapat maksimal dalam berprestasi.

 16,905 total views,  3 views today

0Shares