Dolalak SMP N 4 Purworejo Tampil Memukau di Expo Parekraf Nusantara di Batu Jawa Timur

Grup dolalak SMPN 4 Purworejo, tampil memukau dalam perhelatan Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara ‘Batu Hybrid Event’ yang digelar Kamis (25/08/2022) lalu di Kota Batu, Malang, Jatim.

Beranggotakan 8 penari yang diiringi 10 pemain musik pengiring, yang semuanya merupakan siswa-siswi SMPN 4 Purworejo, dolalak ‘Bunga Rampai ‘ ini tampil sekitar 10 menit, dengan menampilkan tari dolalak, kesenian asli dari Kabupaten Purworejo.

Dijelaskan oleh Dwi Suryanto, S.Pd.,M.M.Pd., selaku guru seni dan budaya SMPN 4 Purworejo, tarian dolalak yang ditampilkan anak didiknya itu merupakan tari dolalak yang masih asli sesuai pakemnya, tanpa variasi apapun.

“Jadi bukan tarian dolalak seperti sekarang-sekarang ini yang banyak variasi dan dimodifikasi. Kita menampilkan tari dolalak yang marwahnya betul-betul tradisi asli,” ujar Dwi, Jum’at (26/08/2022).

Dijelaskan pula, dalam expo yang juga merupakan ajang promosi budaya, SMPN 4 Purworejo memang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mewakili Kabupaten Purworejo, untuk menampilkan tari dolalak yang masih orisinil.

Dalam kegiatan saat itu, kata Dwi, selain Purworejo juga ada Kabupaten Jepara dan Kota Batu yang turut ambil bagian. Tari dolalak dari Purworejo tampil pada event Budaya Nusantara.

“Alhamdulillah pementasan berjalan lancar. Dolalak kita tampil memukau, banyak apresiasi dan mencuri perhatian para tamu undangan, khususnya para pejabat, pengusaha dan sebagian penonton masyarakat umum,” ungkap Dwi.

Menurut Dwi, apresiasi juga datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, yang merasa puas dan tak salah pilih dengan pilihannya ke grup dolalak SMPN 4 Purworejo. Sebagai bentuk apresiasi dan tindak lanjut, grup dolalak SMPN 4 Purworejo diminta tampil lagi pada 25 September mendatang di museum Ronggowarsito, Semarang.

“Kalau dolalak dari SD kan mereka sudah banyak yang bisa. Jadi tinggal meramu dan mempola lagi dengan gerakan dasar dan gerakan asli, yang dalam hal ini pelatihannya oleh Eko Marsono dan pelatih guru seni tari SMPN 4 Purworejo, Nur Larasati, S.Pd. Ini berkat kerja keras kita semua,” terang Dwi.

Menanggapi hal ini, Kepala SMPN 4 Purworejo, Suswanto, S.Pd., M.M.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas kepercayaannya kepada siswa-siswinya, menjadi wakil misi kesenian di Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara ‘Batu Hybrid Event’.

Tentunya, kata Suswanto, ini akan membawa semangat bagi kami dan juga bagi anak-anak untuk lebih nguri-uri budaya tradisional yang mana tujuannya tidak hanya sekedar melestarikan, tetapi juga bisa mengembangkan sekaligus juga memberikan bekal pada anak-anak untuk mengembangkan talentanya.

“Tentunya hal ini akan menambah kepercayaan diri mereka, karena sebagai siswa seusia SMP mereka masih perlu berproses mempengaruhi kehidupan yang akan datang,” kata Suswanto.

Dalam pementasan seni dolalak di Expo Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nusantara ‘Batu Hybrid Event’ tersebut, sejumlah pejabat dari Purworejo juga ikut menyaksikan, diantaranya, Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Drs Sutrisno, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wasit Diono, S.Sos., serta sejumlah pejabat lainnya. (Jon)

 2,080 total views,  7 views today

0Shares